Pemberdayaan Pada Remaja Putri Tentang Pencegahan Anemia Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Garung Wonosobo
DOI:
https://doi.org/10.53690/ipm.v6i01.535Keywords:
Anemia, Pemberdayaan, RematriAbstract
Permasalahan status gizi pada remaja dapat disebabkan kurangnya asupan gizi remaja, yang berdampak bagi tumbuh kembang dan menyebabkan permasalahan gizi lain, yaitu anemia. Prevelansi anemia pada remaja secara global sebesar 24,8% dan prevelansi anemia remaja di negara berkembang sebesar 40,7%. Dampak dari remaja yang mengalami anemia yaitu pada saat saat hamil, persalinan bisa terjadi abortus, BBLR, mengalami penyulit saat bayi lahir disebabkan Rahim tidak mampu berkontraksi dengan baik dan berisiko terjadi perdarahan. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan skrining anemia dan pemberian TDD dengan tujuan untuk mendeteksi dini anemia pada remaja putri dan mencegah anemia. Deteksi secara dini pada remaja putri dapat menurunkan dampak jangka. Tujuan pengabdian ini adalah remaja putri mengetahui tentang anemia dan dapat mengkonsumsi TTD secara rutin. Pelaksanaan di awali dengan edukasi Kesehatan tentang anemia, pemeriksaan HB dan minum Tablet Tambah Darah (TDD). Sasaran pada kegiatan ini pada siswi kelas 7 putri. Hasil dari pengabdian ini yang sebanyak 42 (37%) siswi kadar HB Anemia < 12gr/dl dan sebanyak 71 (63%) siswi kadar HB Normal > 12gr/dl dilanjutkan pemberian TDD dan minum serentak. Tindak lanjut dari kegiatan Adalah melakukan monitoring dan evaluasi pemeriksaan HB 6 bulan sekali dan konsumsi TDD secara rutin di hari jumat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Idea Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



