Pemberdayaan Kelompok Diabetes (Prolanis) melalui Edukasi berbasis Virtual Reality di Desa Tino, Kabupaten Jeneponto
DOI:
https://doi.org/10.53690/ipm.v6i02.544Keywords:
Diabetes Mellitus, Prolanis, Edukasi KesehatanAbstract
Abstrak: Diabetes Melitus (DM) menjadi tantangan kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat, sehingga memerlukan edukasi pengelolaan mandiri (DSME) yang berkelanjutan. Namun, metode edukasi konvensional di fasilitas kesehatan primer sering kali kurang efektif bagi kelompok usia dewasa akhir dan lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif dan sensorik. Solusi inovatif untuk mengatasi masalah ini adalah penerapan media edukasi berbasis Virtual Reality (VR) menggunakan video 360° yang imersif dan interaktif. Artikel ini membahas program pemberdayaan kemitraan masyarakat pada Kelompok Diabetes Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Tino, Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta aktif dengan metode pelaksanaan meliputi edukasi diet rendah gula, pelatihan penggunaan VR box, serta pengukuran glukosa darah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai ???? < 0,001, yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah pemberian edukasi berbasis VR. Pendekatan pembelajaran yang imersif ini terbukti mampu meningkatkan retensi informasi, motivasi, dan keterlibatan aktif peserta lansia. Kesimpulannya, teknologi Virtual Reality berpotensi menjadi media edukasi alternatif yang sangat efektif dalam mendukung program Diabetes Self - Management Education di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Wahyuni Munir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


