Pemetaan dan Edukasi Pengalaman Pasien Berdasarkan Faktor Administrasi, Budaya, dan Mutu Pelayanan

Authors

  • Paramita Kurnia Wiguna STIKES RS PROF DR J.A Latumeten
  • Nur Aisah Latuconsina STIKES RS PROF DR J.A Latumeten
  • Nelma Liklikwatil STIKES RS PROF DR J.A Latumeten
  • Nurul Zalianty Mony STIKES RS PROF DR J.A Latumeten
  • Habibah Tuasikal STIKES RS PROF DR J.A Latumeten

DOI:

https://doi.org/10.53690/ipm.v6i01.541

Keywords:

Administrasi Pelayanan, Budaya, Mutu Kesehatan, Petients experience

Abstract

Pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan wilayah daratan. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pengalaman pasien dalam menerima layanan kesehatan di rumah sakit. Pengalaman pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan karena mencerminkan persepsi pasien terhadap interaksi pelayanan, komunikasi tenaga kesehatan, serta kemudahan akses layanan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemetaan pengalaman pasien pada Rumkit Tk. II Prof. dr. J. A. Latumeten dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan rumah sakit. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan survei dan wawancara kepada pasien serta tenaga kesehatan di Rumkit Tk. II Prof. dr. J. A. Latumeten. Instrumen pengumpulan data mencakup kuesioner patient ex perience, observasi proses pelayanan, serta diskusi kelompok terarah (FGD) dengan pemangku kepentingan rumah sakit. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi pengalaman pasien serta hambatan dalam pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan patient experienc e berada pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata 3,42 (skala 1–5). Dimensi mutu pelayanan memiliki skor tertinggi (3,70), diikuti budaya pelayanan (3,45), sedangkan administrasi pelayanan memiliki skor terendah (3,10). Permasalahan utama yang ditemukan meliputi lamanya waktu tunggu, alur administrasi yang belum efisien, serta komunikasi yang belum sepenuhnya berbasis budaya lokal. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa patient experience pada Rumkit Tk. II Prof. dr. J. A. Latumeten dipengaruhi secara signifikan oleh faktor administrasi, budaya, dan mutu pelayanan, dengan faktor administrasi sebagai aspek yang paling memerlukan perbaikan.

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Wiguna, P. K., Latuconsina, N. A., Liklikwatil, N., Mony, N. Z., & Tuasikal, H. (2026). Pemetaan dan Edukasi Pengalaman Pasien Berdasarkan Faktor Administrasi, Budaya, dan Mutu Pelayanan. Idea Pengabdian Masyarakat, 6(01), 154–160. https://doi.org/10.53690/ipm.v6i01.541

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)