Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Melalui Platform Digital dalam Pencegahan dan Pengelolaan Diabetes Mellitus
DOI:
https://doi.org/10.53690/ipm.v6i01.532Keywords:
Diabetes Mellitus, Kader Kesehatan, Platform DigitalAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan beban kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di wilayah pedesaan Indonesia seperti Desa Bontolanra, Kecamatan Galesong Utara, Sulawesi Selatan. Rendahnya literasi kesehatan dan keterbatasan akses edukasi menjadi tantangan utama, sementara kader kesehatan desa—sebagai garda terdepan—belum memiliki kapasitas memadai untuk deteksi dini dan edukasi DM. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan kader kesehatan melalui platform digital agar mampu melakukan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan sederhana bagi warga yang mengalami DM. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dan difusi ipteks melalui empat pertemuan intensif selama Juli–Agustus 2025, menggabungkan pelatihan tatap muka dan pemanfaatan platform digital (DiaPagolla). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta wawancara mendalam. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman kader, dengan rata-rata skor naik dari 52 menjadi 87. Kader juga mampu menggunakan platform digital “DiaPagolla” untuk menyebarkan edukasi dan memantau warga. Pendekatan ini terbukti efektif, berkelanjutan, dan mudah direplikasi di desa lain. Kesimpulannya, integrasi platform digital sederhana mampu meningkatkan kapasitas kader dalam pencegahan dan pengelolaan DM, sekaligus memperkuat sistem kesehatan primer berbasis masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Idea Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



