Integrasi Konsep Arsitektur Vernakular dan Infrastruktur Sanitasi dalam Pelatihan Rumah Sehat Masyarakat di Kabupaten Sinjai
DOI:
https://doi.org/10.53690/ipm.v6i02.523Keywords:
arsitektur vernakular, infrastruktur sanitasi, kearifan lokal, rumah sehatAbstract
Permasalahan sanitasi, kenyamanan termal, dan keberlanjutan lingkungan masih menjadi tantangan pada permukiman pedesaan, sementara arsitektur vernakular memiliki kearifan lokal yang berpotensi mendukung pengembangan rumah sehat yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi konsep arsitektur vernakular dengan infrastruktur sanitasi dalam mendukung rumah sehat masyarakat di Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal, dan analisis dokumen. Analisis difokuskan pada karakteristik arsitektur vernakular, kondisi infrastruktur sanitasi rumah, perilaku sanitasi, serta aspek sosial budaya, adat, dan kepercayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik arsitektur vernakular dapat diintegrasikan dengan prinsip sanitasi yang lebih sehat tanpa menghilangkan identitas budaya lokal. Pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, dialog, dan keterlibatan masyarakat mendorong peningkatan kesadaran terhadap jamban sehat, pengelolaan sampah, sirkulasi udara, drainase, serta kebersihan lingkungan. Integrasi tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan kenyamanan rumah, pengurangan permasalahan bau dan kelembapan, penguatan partisipasi masyarakat, serta pelestarian nilai arsitektur lokal. Integrasi arsitektur vernakular, sanitasi sehat, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan yang potensial untuk mendukung kesehatan, kemandirian, serta keberlanjutan lingkungan permukiman di Desa Saotengnga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizki Ayu Saraswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


